Alun-alun Tahrir Square kembali memanas. Pasalnya bentrokan yang terjadi antara demonstran Mesir dengan aparat keamanan tambah meruncing, terlebih dengan adanya insiden yang dilakukan oleh aparat keamanan Mesir yaitu menembaki para demonstran sehingga menimbulkan banyak korban lebih dari 40 orang.
Pihak keamanan Mesir sendiri berkilah kalau mereka hanya menggunakan peluru karet dan gas air mata. Akan tetapi, pada kenyataanya banyak korban yang tewas dari pihak demonstran Mesir diakibatkan oleh peluru tajam.
Pihak keamanan Mesir sendiri berkilah kalau mereka hanya menggunakan peluru karet dan gas air mata. Akan tetapi, pada kenyataanya banyak korban yang tewas dari pihak demonstran Mesir diakibatkan oleh peluru tajam.
Imam besar Al Azhar, tempat pengajaran terbesar Islam Sunni, meminta polisi Mesir tidak menembak demonstran penuntut perubahan demokratis dalam sebuah pidato yang direkam di televisi negara.
Sheikh Ahmed al-Tayyeb juga minta pasukan bersenjata untuk mencegah konfrontasi di antara rakyat. Di saat yang sama ia menyeru demonstran untuk mempertahankan sifat damai demonstrasi itu.
Al Azhar "minta pada pemimpin polisi untuk mengeluarkan dengan segera perintah untuk tidak membidikkan senjata mereka pada demonstran, tidak masalah apa alasannya," kata Tayyeb.
Sheikh Ahmed al-Tayyeb juga minta pasukan bersenjata untuk mencegah konfrontasi di antara rakyat. Di saat yang sama ia menyeru demonstran untuk mempertahankan sifat damai demonstrasi itu.
Al Azhar "minta pada pemimpin polisi untuk mengeluarkan dengan segera perintah untuk tidak membidikkan senjata mereka pada demonstran, tidak masalah apa alasannya," kata Tayyeb.
Previous Article





Posting Komentar